You Are Reading

2

BAB 5 : Pengaruh Peradaban Awal Masyarakat Dunia terhadap Peradaban Indonesia

Prof.Ivan Tuesday, December 6, 2011
  • Bangsa melayu dapat dibedakan menjadi 2 :
    1. Bangsa Melayu Tua (Proto Melayu) :
      • Orang Austronesia dari Asia (Yunan) yang pertama kali ke Nusantara pada sekitar 1500 SM
      • Datang melalui 2 jalan :
        1. Jalan barat : Dari Yunan melalui selat Malaka masuk ke sumatra masuk ke Jawa. Alat berupa kapak persegi
        2. Jalan timur : Dari Yunan melalui Formosa (Taiwan) masuk ke Filipina kemudian ke Sulawesi kemudian masuk ke Irian. Alat berupa kapak lonjong
      • Memiliki kebudayaan batu sebab alatnya terbuat dari batu yang sudah maju, yakni dihaluskan
      • Kapak persegi ditemukan di Sumatra, Jawa, Bali, dan Kalimantan
      • Kapak lonjong ditemukan di Sulawesi & Irian
    2. Bangsa Melayu Mua (Deutero Melayu) :
      • Tahun 500 SM
      • Masuk ke Nusantara melalui jalan barat saja
      • Lebih maju dibandingkan Proto Melayu
      • Sudah dapat membuat barang dari perunggu dan besi
      • Hasil budayanya : Kapak corong, kapak sepatu, dan nekara
      • Mengembangkan budaya megalitikum. Hasilnya : Menhir, dolmen, sarkofagus dan lainnya

  • Sebelum kelompok bangsa melayu memasuki Nusantara, sebenatnya telah ada kelompok manusia yang lebih dahulu tinggal di wilayah tersebut. Mereka termasuk bangsa primitif :
    1. Suku Pleistosin (purba)
    2. Suku Wedoid
    3. Suku Negroid

  • Kebudayaan Bacson-Hoabinh :
    • Di Pegunungan Bacson dan di Provinsi Hoabinh ditemukan sejumlah besar alat yang kemudian dikenal dengan kebudayaan Bacson-Hoabinh
    • Ciri kebudayaannya : Penyerpihan pada satu atau dua sisi permukaan batu kali yang berukuran satu kepalan dan bagian tepinya sangat tajam
    • Alat kebudayaan Bacson-Hoabing ditemukan di : Papua, Sumatra, Sulawesi & Nusa Tenggara
    • Penyebarannya bersamaan dengan perpindahan ras Papua Melanesoid ke Indonesia melalui jalan barat dan jalan timur
    • Pendukung budaya mesolitikum adalah Papua Melanesoid. Mereka hidup dan tinggal di Gua-gua (abris sous roche) dan meninggalkan Bukit-bukit karang/sampah dapur (kjokkenmoddinger)
    • Kapak genggam (kapak sumatra), kapak pendek, pipisan, ujung mata panah, flakes, dan kapak Proto Neolitikum
    • Ras Papua Melanosoid hidup masih sangat menetap, berburu & bercocok tanam sederhana. Sudah mengenal kesenian seperti melukis

  • Kebudayaan Dongsong :
    • Diambil dari nama daerah di Tonkin
    • Ditemukan bermacam-macam alat yang terbuat dari perunggu. Ditemukan juga Nekara dan kuburan
    • Pengolahan logam menunjukkan taraf kehidupan yang semakin maju, sudah ada pembagian kerja yang baik, masyarakat sudah teratur
    • Beberapa daerah penting dalam perkembangan logam di Nusantara :
      1. Budaya logam awal di jawa : Peninggalan logam berada di dalam peti kubur batu (sarkofagus) di daerah Gunung Kidul, Yogyakarta. Bekal kubur yang berupa peralatan dari Besi
      2. Budaya logam awal di Sumatra : Di Pasemah, Sumbar, terdapat peti kubur batu yang dibekali manik-manik kaca dan sejumlah benda logam berupa tombak besi dan peniti emas
      3. Budaya logam awal di Sumba, Nusa Tenggara : Tradisi penguburan dengan membawa beka kubur yang berupa logam yang diletakkan dekat peti si mati. Sudah ditemukan peralatan rumah tangga seperti bejana & tembikar kecil yang terbuat dari logam
      4. Budaya logam awal di Bali : Benda logam sebagai bekal kubur, berarti mereka menghormati roh nenek moyangnya yang sudah mati dengan barang yang berharga. Alat kehidupan terbuat dari logam seperti pisau, tombak, panah, & patung

2 comments:

Alfiyān Docchi Sadegàá said...

Salam kenal cuy... Kunjungi juga ya blog ane dan jangan lupa follow + tinggalkan komentar !
Salam sukses blogger :D

Prof.Ivan said...

oke gan.. ane udh liat blog agan :D

Post a Comment