You Are Reading

2

BAB 4 : Kehidupan Awal Masyarakat Indonesia

Prof.Ivan Monday, December 5, 2011
  • Proses pembentukan bumi :
    1. Zaman arkhaikum : Belum ada kehidupan disebabkan bumi masih panas & merupakan bola gas panas yang berputar pada porosnya
    2. Zaman paleozoikum :
      • Zaman ketika terdapat kehidupan makhluk pertama di bumi
      • Disebut juga zaman primer (karena untuk pertama kalinya ada kehidupan)
      • Terbagi menjadi beberapa tahap kehidupan :
        1. Cambrium : Kehidupan amat primitif seperti kerang dan ubur-ubur
        2. Silur : Hewan bertulang belakang seperti ikan
        3. Devon : Binatang jenis amfibi tertua
        4. Carbon : Binatang merayap jenis reptil
        5. Perm : Hewan darat, ikan air tawar dan amfibi
    3. Zaman mesozoikum :
      • Zaman sekunder (zaman hidup kedua), disebut juga zaman reptil sebab muncul reptil besar seperti dinosaurus dan atlantosaurus
      • Terbagi menjadi 3 :
        1. Trias : Ikan, amfibi dan reptil
        2. Jura : Reptil dan sebangsa katak
        3. Calcium : Burung pertama dan tumbuhan berbunga
      • Ikan di darat mengalami evolusi, siripnya menjadi kaki yang kuat, ekornya tumbuh semakin panjang, kepalanya yang semakin keras dan besar. Inilah yang kita kenal dengan nama dinosaurus, brontosaurus dan atlantosaurus
      • Dinosaurus pemakan tumbuhan kecuali Tyranosaurus
      • Brontosaurus besarnya 10x gajah
      • Reptil terbang seperti Pteranodon
    4. Zaman neozoikum :
      • Zaman bumi baru (bumi sudah terbentuk sepenuhnya)
      • Terbagi menjadi :
        1. Zaman tertier : Zaman hidup ketiga, makhluh hidup berupa binatang menyusui sejenis monyet & kera, reptil raksasa mulai lenyap, dan pada akhir zaman ini sudah ada jenis kera-manusia. Zaman ini ditandai dengan munculnya tenaga endogen yang dahsyat sehingga mematahkan kulit bumi
        2. Zaman kuarter : Zaman hidup keempat, mulai muncul kehidupan manusia. Dibedakan menjadi :
          • Zaman pleistosen (Diluvium) : Terjadi penurunan suhu drastis dan memunculkan zaman es (zaman glasial)
          • Zaman holosen (Aluvium) : Zaman lahirnya jenis Homo Sapiens, yaitu jenis manusia seperti manusia sekarang

  • Jenis-jenis manusia purba :
    1. Meganthropus paleojavanicus : Ditemukan di Sangiran oleh Von Koeningswald pada tahun 1936 dan 1941. Cirinya :
      • Memiliki tulang pipi yang tebal
      • Memiliki otot rahang yang kuat
      • Tidak memiliki dagu
      • Memiliki tonjolan belakang yang tajam
      • Memiliki tulang kening yang menonjol
      • Memiliki perawakan tegap
      • Memakan tumbuh-tumbuhan
      • Hidup berkelompok dan berpindah-pindah
    2. Pithecanthropus : Manusia kera. Fosilnya banyak ditemukan di daerah Trinil, Perning (Mojokerto), Sangiran, dan kedungbrubus, Cirinya :
      • Memiliki rahang bawah yang kuat
      • Memiliki tulang pipi yang tebal
      • Keningnya menonjol
      • Tulang belakang menonjol dan tajam
      • Tidak berdagu
      • Perawakan tegap, mempunyai tempat pelekatan oto tengkuk yang besar & kuat
      • Memakan jenis tumbuhan
      Beberapa jenis pithecanthropus :
      • Pithecantropus erectus (manusia kera berjalan tegak) : Ditemukan oleh E. Dubois di Kedungbrubus & Trinil. Memiliki ciri :
        1. Berjalan tegak
        2. Volume otaknya melebihi 900cc
        3. Berbadan tegak dengan alat pengunyah yang kuat
        4. Tinggi badannya sekitar 165-170 cm
        5. Berat badannya sekitar 100 kg
        6. Makanannya masih kasar dengan sedikit dikunyah
      • Pithecantropus robustus (manusia kera berahang besar) : Ditemukan di Sangiran oleh Weidenreich. Van Koeningswald menyebutnya pithecanthropus mojokertensis
      • Pithecanthropus dubuis (dubuis artinya meragukan) : Ditemukan oleh Von Koeningswald di Sangiran
      • Pithecanthropus soloensis (manusia kera dari solo) : Ditemukan oleh Von Koeningswald, Oppenoorth, dan Ter Haar di Ngandong
    3. Homo : Artinya manusia. Merupakan jenis manusia purba yang paling maju dibandingkan yang lain. Ciri :
      • Berat badan kira-kira 30-150 kg
      • Volume otaknya lebih dari 1350 cc
      • Alatnya dari batu dan tulang
      • Berjalan tegak
      • Muka & hidung lebar
      • Mulut masih menonjol
      Jenis homo :
      • Homo wajakensis (manusia dari Wajak) : Ditemukan di Wajak oleh Von Rietschoten, kemudian diselidiki oleh E. Dubois. Termasuk ras Australoid dan bernenek moyang homo soloensis. Dimasukkan dalam Homo sapiens (manusia cerdas) sebab sudah mengenal upacara penguburan
      • Homo soloensis (manusia dari Solo) : Ditemukan oleh Ter Haar & Oppenoorth. Diselidiki oleh Von Koeningswald dan Weidenreich. Sudah bukan kera lagi, melainkan sudah manusia
      • Homo Sapiens (manusia cerdas) : Berasal dari zaman Holosen, bentuk tubuhnya menyerupai manusia sekarang. Sudah menggunakan akal dan memiliki sifat yang dimiliki manusia sekarang. Kehidupannya masih sederhana dan mengembara. Cirinya :
        1. Volume otaknya 1000-1200 cc
        2. Tinggi badan antara 130-210 cm
        3. Otot tengkuk mengalami penyusutan
        4. Alat kunyah dan gigi mengalami penyusutan
        5. Muka tidak menonjol ke depan
        6. Berdiri & berjalan tegak
        7. Berdagu
      Jenis homo sapiens di dunia terdiri dari subspesies yang menurunkan berbagai manusia :
      • Ras Mongoloid : Berciri kulit kuning, mata sipit, rambut lurus. Menyebar ke Asia Timur (Jepang, Cina, Korea, dan Asia Tenggara)
      • Ras Kaukasoid : Berkulit putih, tinggi, rambut lurus, dan hidung mancung. Penyebarannya ke Eropa, India utara, Yahudi, Arab, Turki, Asia Barat lainnya
      • Ras Negroid : Ciri berkulit hitam, rambut keriting, bibir tebal. Penyebarannya ke Australia, Papua, dan ke Afrika

2 comments:

Toni__C''jabat... said...

good

Toni__C''jabat... said...

add fb aku yhhh ???

nih link nya :

https://www.facebook.com/profile.php?id=100007615176195

Post a Comment